Selasa, 09 September 2008

Bekerja Bukan "Sekedar" Untuk Mencari Kesibukan


Tak perlu berpura-pura sibuk.
Seseorang dinilai dari karya yang dituntaskan dan bagaimana ia mengerjakannya. Bukan dari seberapa lama ia duduk di balik meja kerja, atau seberapa banyak pertemuan yang diikutinya, atau seberapa padat jadwal waktunya. Sungguh jauh berbeda pengertian sibuk dengan bekerja.

Pekerjaan terkadang menuntut kita untuk sibuk. Namun... sibuk tidak selalu berarti bekerja. Berperilaku sibuk lebih mudah dilakukan ketimbang bekerja.

Apakah "kita" sibuk agar tampak bekerja?

Bekerjalah bukan untuk mencari kesibukan, namun untuk menciptakan sebuah karya.

Simak saja disekitar kita, bahwa : Ayam betina mengerami telur-telurnya dengan sikap tenang dan waspada. Karena itulah yang terbaik bagi telur-telurnya agar menetas dengan selamat. Ada orang yang mengerjakan banyak hal tanpa harus menjadi sibuk; apalagi berpura-pura sibuk.

Mereka memiliki ketenangan dalam dirinya serta memberikan kepercayaan penuh waspada pada orang lain. Berjalan terburu-buru atau bersikap tergopoh-gopoh seolah tak punya waktu, mungkin mencerminkan kesibukan, namun juga sebuah ketegangan.

Padahal...ketenangan pun sering memberikan hasil yang tak kalah sempurna.

Tidak ada komentar: